<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk ARKEOLOGI INFORMATIKA</title>
	<atom:link href="http://arkeologika.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arkeologika.wordpress.com</link>
	<description>Jogja Never Ending Archaeology..</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Oct 2009 04:14:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di AWAL PENDARATAN AUSTRONESIA DI PANTAI UTARA JAWA oleh sofwan noerwidi</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2008/06/17/awal-pendaratan-austronesia-di-pantai-utara-jawa/#comment-39</link>
		<dc:creator>sofwan noerwidi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 04:14:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/?p=62#comment-39</guid>
		<description>Terima kasih atas apresiasinya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas apresiasinya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di AWAL PENDARATAN AUSTRONESIA DI PANTAI UTARA JAWA oleh Erick</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2008/06/17/awal-pendaratan-austronesia-di-pantai-utara-jawa/#comment-38</link>
		<dc:creator>Erick</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 03:34:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/?p=62#comment-38</guid>
		<description>Artikel ini sangat baik bagi pembaca khususnya bagi masyarakat akademik</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini sangat baik bagi pembaca khususnya bagi masyarakat akademik</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di AUSTRONESIAN PREHISTORY FROM THE PERSPECTIVE OF SKELETAL ANTHROPOLOGY oleh sofwan noerwidi</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2008/01/08/austronesian-prehistory/#comment-37</link>
		<dc:creator>sofwan noerwidi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 01:35:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/2008/01/08/austronesian-prehistory/#comment-37</guid>
		<description>yup betul, ini tulisan Pak Harry Widianto pada simposium Austronesia di Solo..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yup betul, ini tulisan Pak Harry Widianto pada simposium Austronesia di Solo..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di AUSTRONESIAN PREHISTORY FROM THE PERSPECTIVE OF SKELETAL ANTHROPOLOGY oleh rahmad</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2008/01/08/austronesian-prehistory/#comment-36</link>
		<dc:creator>rahmad</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 06:30:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/2008/01/08/austronesian-prehistory/#comment-36</guid>
		<description>kayaknya aku pernah mbaca tulisan ni, kalo gak salah pak harry widhi ya? dulu aku ikut simposiumnya di solo</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kayaknya aku pernah mbaca tulisan ni, kalo gak salah pak harry widhi ya? dulu aku ikut simposiumnya di solo</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di AWAL PENDARATAN AUSTRONESIA DI PANTAI UTARA JAWA oleh tommy</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2008/06/17/awal-pendaratan-austronesia-di-pantai-utara-jawa/#comment-31</link>
		<dc:creator>tommy</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 16:34:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/?p=62#comment-31</guid>
		<description>menarik sekali topik-nya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menarik sekali topik-nya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MENGARUNGI GARIS WALLACE: Awal Migrasi Manusia dari Daratan Sunda menuju Kawasan Wallacea oleh Irsyad "Icad"</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2009/01/12/mengarungi-garis-wallace-awal-migrasi-manusia-dari-daratan-sunda-menuju-kawasan-wallacea/#comment-30</link>
		<dc:creator>Irsyad "Icad"</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2009 19:23:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/2009/01/12/mengarungi-garis-wallace-awal-migrasi-manusia-dari-daratan-sunda-menuju-kawasan-wallacea/#comment-30</guid>
		<description>Sayang sekali, artikelnya tidak bisa dibaca langsung dalam versi html...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sayang sekali, artikelnya tidak bisa dibaca langsung dalam versi html&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di PERISTIWA DIGLOSIA DALAM MASYARAKAT JAWA KUNA oleh hendyyuniarto</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2007/12/26/peristiwa-diglosia-dalam-masyarakat-jawa-kuna/#comment-28</link>
		<dc:creator>hendyyuniarto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 04:42:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/2007/12/26/peristiwa-diglosia-dalam-masyarakat-jawa-kuna/#comment-28</guid>
		<description>nice......,eh liat blog ku ya
hendyyuniarto.blogspot.com

oowwh...yaak...,klo nda keberatan add YM ku di 
hendyyuniarto@yahoo.com

smoga kita bsa share...(waduhh apaan tuh sharee..??kwkwkw)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nice&#8230;&#8230;,eh liat blog ku ya<br />
hendyyuniarto.blogspot.com</p>
<p>oowwh&#8230;yaak&#8230;,klo nda keberatan add YM ku di<br />
<a href="mailto:hendyyuniarto@yahoo.com">hendyyuniarto@yahoo.com</a></p>
<p>smoga kita bsa share&#8230;(waduhh apaan tuh sharee..??kwkwkw)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di FOTO oleh gepeng</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/foto/#comment-25</link>
		<dc:creator>gepeng</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 05:27:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/foto/#comment-25</guid>
		<description>Halou Mas...
pa kabar?
gmn kbr kluarga? 
bae2 kan?

mas aku lg bwt cergam tentang legenda Huruf Jawa yang tokohnya ajisaka. pasti tau lah ya..
he2..

Gini mas aku butuh beberapa referensi ttg senjata2 jawa kuno, kapal, pakaian jawa kuno, dll yang penyangkut jamanya Aji saka.

nah kl blh minta tolong semisal Mas punya foto2 atau walpaper kayak gituan pengen ngopy gt..
:)


makasih....
salam budaya



gepdesign.wordpress.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halou Mas&#8230;<br />
pa kabar?<br />
gmn kbr kluarga?<br />
bae2 kan?</p>
<p>mas aku lg bwt cergam tentang legenda Huruf Jawa yang tokohnya ajisaka. pasti tau lah ya..<br />
he2..</p>
<p>Gini mas aku butuh beberapa referensi ttg senjata2 jawa kuno, kapal, pakaian jawa kuno, dll yang penyangkut jamanya Aji saka.</p>
<p>nah kl blh minta tolong semisal Mas punya foto2 atau walpaper kayak gituan pengen ngopy gt..<br />
 <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>makasih&#8230;.<br />
salam budaya</p>
<p>gepdesign.wordpress.com</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MENENGOK  KEMBALI BUDAYA DAN MASYARAKAT MEGALITIK BONDOWOSO oleh bagyo prasetyo</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2008/07/09/menengok-kembali-budaya-dan-masyarakat-megalitik-bondowoso/#comment-24</link>
		<dc:creator>bagyo prasetyo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 05:37:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/?p=66#comment-24</guid>
		<description>Memang sesuai dengan data yang sudah diperoleh, wilayah Bondowoso- Jember bagian utara merupakan pusat dari megalitik disamping Banyuwangi, Situbondo, dan Probolinggo yang merupakan imbas dari jangkauan penyebarannya. Lembah (intermontane) Iyang-Ijen sebagai ciri khas geografis dari Bondowoso dan Jember nampaknya merupakan wilayah yang strategis dalam pengembangan budaya megalitik pada masa itu. 
Secara teoritis mengatakan bahwa megalitik muncul dan berkembang di Indonesia lewat dua gelombang yaitu pertama melalui jalur barat bersama-sama dengan budaya beliung persegi (perkembangan masa neolitik) sedangkan gelombang kedua muncul lewat jalur utara bersama-sama dengan budaya perunggu Dongson (lihat pendapat Heine Geldern tentang masuknya megalitik di Indonesia). Akan tetapi apakah betul demikian? Fakta belum membuktikan dan mengarah ke situ. Nampaknya pendapat itu lebih mengacu pada kaum difusionisme yang dirujuk dari barat tentang perkembangan megalitik di dunia pada umumnya. Fakta baru untuk sementara memberikan data pertanggalan absolut terhadap kehadiran megalitik di Indonesia tidak lebih dari awal Masehi (lihat karangan saya dalam Austronesia). Bahkan paling banyak menunjukkan pertanggalan yang lebih muda seperti pada abad-abad 7-14 M seperti yang ditunjukkan pada pertanggalan C14 di beberapa situs di Bondowoso dan Jember serta Situbondo, serta di Pasemah dan Kerinci. Bahkan lelbih muda lagi pada situs kubur kalang di Bojonegoro.
Tentang manusia memang dari fakta hasil penelitian sekarang belum berhasil menemukan rangka manusia, kecuali gigi-gigi seperti yang di Besoa (Sulawesi Tengah). Namun nampaknya identifikasi lebih mengarah pada manusia moderen yang sudah dicirikan dari ras Mongolid. Bahkan seperti di Bondowoso sendiri nampaknya perkembangan megalitik di wilayah tersebut berbarengan dengan perkembangan pengaruh budaya Hindu-Buda (Singasari/Kediri - Majapahit). Jadi masyarakat megalitik di daerah Bondowoso atau mungkin juga di tempat-tempat lain merupakan masyarakat pinggiran dari sebuah kekuasaan atau kerajaan yang dipengaruhi Hindu-Buda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang sesuai dengan data yang sudah diperoleh, wilayah Bondowoso- Jember bagian utara merupakan pusat dari megalitik disamping Banyuwangi, Situbondo, dan Probolinggo yang merupakan imbas dari jangkauan penyebarannya. Lembah (intermontane) Iyang-Ijen sebagai ciri khas geografis dari Bondowoso dan Jember nampaknya merupakan wilayah yang strategis dalam pengembangan budaya megalitik pada masa itu.<br />
Secara teoritis mengatakan bahwa megalitik muncul dan berkembang di Indonesia lewat dua gelombang yaitu pertama melalui jalur barat bersama-sama dengan budaya beliung persegi (perkembangan masa neolitik) sedangkan gelombang kedua muncul lewat jalur utara bersama-sama dengan budaya perunggu Dongson (lihat pendapat Heine Geldern tentang masuknya megalitik di Indonesia). Akan tetapi apakah betul demikian? Fakta belum membuktikan dan mengarah ke situ. Nampaknya pendapat itu lebih mengacu pada kaum difusionisme yang dirujuk dari barat tentang perkembangan megalitik di dunia pada umumnya. Fakta baru untuk sementara memberikan data pertanggalan absolut terhadap kehadiran megalitik di Indonesia tidak lebih dari awal Masehi (lihat karangan saya dalam Austronesia). Bahkan paling banyak menunjukkan pertanggalan yang lebih muda seperti pada abad-abad 7-14 M seperti yang ditunjukkan pada pertanggalan C14 di beberapa situs di Bondowoso dan Jember serta Situbondo, serta di Pasemah dan Kerinci. Bahkan lelbih muda lagi pada situs kubur kalang di Bojonegoro.<br />
Tentang manusia memang dari fakta hasil penelitian sekarang belum berhasil menemukan rangka manusia, kecuali gigi-gigi seperti yang di Besoa (Sulawesi Tengah). Namun nampaknya identifikasi lebih mengarah pada manusia moderen yang sudah dicirikan dari ras Mongolid. Bahkan seperti di Bondowoso sendiri nampaknya perkembangan megalitik di wilayah tersebut berbarengan dengan perkembangan pengaruh budaya Hindu-Buda (Singasari/Kediri &#8211; Majapahit). Jadi masyarakat megalitik di daerah Bondowoso atau mungkin juga di tempat-tempat lain merupakan masyarakat pinggiran dari sebuah kekuasaan atau kerajaan yang dipengaruhi Hindu-Buda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di BEBERAPA SENI KRIYA ELEMEN PENANDA KEHADIRAN AUSTRONESIA DI KEPULAUAN INDONESIA oleh desy smapa</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2007/10/31/artikel-2/#comment-22</link>
		<dc:creator>desy smapa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 04:26:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/2007/10/31/artikel-2/#comment-22</guid>
		<description>kereeeen</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kereeeen</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di METODE LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF BAGI EPIGRAFI oleh gilman</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2007/12/26/metode-linguistik-historis-komparatif-bagi-epigrafi/#comment-18</link>
		<dc:creator>gilman</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 08:55:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/2007/12/26/metode-linguistik-historis-komparatif-bagi-epigrafi/#comment-18</guid>
		<description>aSw,,,

prknlkan nma saya gilman,,skrng masih kul d jur yang sma kyak mas,,camn beda kmpus doang,,sya d ui..angk07

mksih bnyak mas atas tulisn2 yang dmuat  dblog ni,tlsn2 tu tlh ngebntu sya d perkuliahan...

slm knal ja...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aSw,,,</p>
<p>prknlkan nma saya gilman,,skrng masih kul d jur yang sma kyak mas,,camn beda kmpus doang,,sya d ui..angk07</p>
<p>mksih bnyak mas atas tulisn2 yang dmuat  dblog ni,tlsn2 tu tlh ngebntu sya d perkuliahan&#8230;</p>
<p>slm knal ja&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di BEBERAPA SENI KRIYA ELEMEN PENANDA KEHADIRAN AUSTRONESIA DI KEPULAUAN INDONESIA oleh aryatmono</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2007/10/31/artikel-2/#comment-14</link>
		<dc:creator>aryatmono</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 02:42:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/2007/10/31/artikel-2/#comment-14</guid>
		<description>saya sangat terbantu dengan blog ini. makasih banget saya bisa merampungkan buku ajar seni budaya kelas VII smp untuk kab. batang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sangat terbantu dengan blog ini. makasih banget saya bisa merampungkan buku ajar seni budaya kelas VII smp untuk kab. batang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di IDENTIFIKASI KEN DÊDÊS DALAM  ARCA PERWUJUDAN SEBAGAI  DEWI PRAJÑAPARAMITA oleh infogue</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2008/07/09/identifikasi-ken-dedes-dalam-arca-perwujudan-sebagai-dewi-prajnaparamita/#comment-12</link>
		<dc:creator>infogue</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 03:00:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/?p=77#comment-12</guid>
		<description>Artikel di blog ini bagus-bagus dan berguna bagi para pembaca. Anda bisa lebih mempromosikan artikel Anda di infoGue.com dan jadikan artikel Anda Topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia.Telah tersedia plugin / widget kirim artikel &amp; vote yang ter-integrasi  dengan instalasi mudah &amp; singkat. Salam Blogger!
http://arkeologi.infogue.com/identifikasi_ken_dds_dalam_arca_perwujudan_sebagai_dewi_prajaparamita</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel di blog ini bagus-bagus dan berguna bagi para pembaca. Anda bisa lebih mempromosikan artikel Anda di infoGue.com dan jadikan artikel Anda Topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia.Telah tersedia plugin / widget kirim artikel &amp; vote yang ter-integrasi  dengan instalasi mudah &amp; singkat. Salam Blogger!<br />
<a href="http://arkeologi.infogue.com/identifikasi_ken_dds_dalam_arca_perwujudan_sebagai_dewi_prajaparamita" rel="nofollow">http://arkeologi.infogue.com/identifikasi_ken_dds_dalam_arca_perwujudan_sebagai_dewi_prajaparamita</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Saphata dalam Beberapa Prasasti oleh infogue</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2008/07/09/saphata-dalam-beberapa-prasasti/#comment-11</link>
		<dc:creator>infogue</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 02:54:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/?p=72#comment-11</guid>
		<description>Artikel di blog ini bagus-bagus dan berguna bagi para pembaca. Anda bisa lebih mempromosikan artikel Anda di infoGue.com dan jadikan artikel Anda Topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia.Telah tersedia plugin / widget kirim artikel &amp; vote yang ter-integrasi  dengan instalasi mudah &amp; singkat. Salam Blogger!
http://arkeologi.infogue.com/saphata_dalam_beberapa_prasasti</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel di blog ini bagus-bagus dan berguna bagi para pembaca. Anda bisa lebih mempromosikan artikel Anda di infoGue.com dan jadikan artikel Anda Topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia.Telah tersedia plugin / widget kirim artikel &amp; vote yang ter-integrasi  dengan instalasi mudah &amp; singkat. Salam Blogger!<br />
<a href="http://arkeologi.infogue.com/saphata_dalam_beberapa_prasasti" rel="nofollow">http://arkeologi.infogue.com/saphata_dalam_beberapa_prasasti</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di AWAL PENDARATAN AUSTRONESIA DI PANTAI UTARA JAWA oleh infogue</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2008/06/17/awal-pendaratan-austronesia-di-pantai-utara-jawa/#comment-6</link>
		<dc:creator>infogue</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 05:01:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/?p=62#comment-6</guid>
		<description>Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersediaa plugin / widget kirim artikel &amp; vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah &amp; singkat. Salam Blogger!
http://arkeologi.infogue.com/awal_pendaratan_austronesia_di_pantai_utara_jawa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersediaa plugin / widget kirim artikel &amp; vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah &amp; singkat. Salam Blogger!<br />
<a href="http://arkeologi.infogue.com/awal_pendaratan_austronesia_di_pantai_utara_jawa" rel="nofollow">http://arkeologi.infogue.com/awal_pendaratan_austronesia_di_pantai_utara_jawa</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di VIDEO DIGITAL UNTUK ARKEOLOGI oleh infogue</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2007/10/31/artikel/#comment-4</link>
		<dc:creator>infogue</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 09:26:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/2007/10/31/artikel/#comment-4</guid>
		<description>Artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel &amp; vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah &amp; singkat. Salam Blogger!
http://www.infogue.com
http://arkeologi.infogue.com/video_digital_untuk_arkeologi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel &amp; vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah &amp; singkat. Salam Blogger!<br />
<a href="http://www.infogue.com" rel="nofollow">http://www.infogue.com</a><br />
<a href="http://arkeologi.infogue.com/video_digital_untuk_arkeologi" rel="nofollow">http://arkeologi.infogue.com/video_digital_untuk_arkeologi</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di FOTO oleh dim</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/foto/#comment-3</link>
		<dc:creator>dim</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 13:07:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/foto/#comment-3</guid>
		<description>lho mana fotonya pakde..opo perlu aku kontibutori he..he...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lho mana fotonya pakde..opo perlu aku kontibutori he..he&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di VIDEO DIGITAL UNTUK ARKEOLOGI oleh mas nawi</title>
		<link>http://arkeologika.wordpress.com/2007/10/31/artikel/#comment-2</link>
		<dc:creator>mas nawi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Nov 2007 08:01:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arkeologika.wordpress.com/2007/10/31/artikel/#comment-2</guid>
		<description>bravo...

dalam benak saya mungkin inilah yang menjadi ganjalan selama ini tentang membaca kelemahan media info yang kita punya khususnya di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi sudah selayaknya mulai diaplikasikan ke pos-pos yang rawan terhadap keausan, lebih-lebih kita yang berkecimpung di pengelolaan data. 

kita sudah masuk dalam era digital, kenapa kita perlu berpikir &quot;..ah..kita belum perlu yang seperti itu...&quot; kwakkk.....atau &quot;..kalaupun iya siapa yang menangani...&quot; sangat mengejutkan..  tapi itu beberapa tahun yang lalu...
semoga cara pandang seperti itu sudah bergeser seiring dengan sdm yg baru.... kita sudah harus merubah cara pandang kita, dari yang konfensional ke profesional. saya akan berbagi sedikit pengalaman dengan si empunya blog ini waktu kita kerja bareng...ada sekitar 2 lemari besi/filing cabinet foto2 benda cagar budaya arsip tahun2 gak enak mau di bakar... :((
barang kali 2 lemari cabinet itu jika kita mau beralih ke digital..setidaknya perbandingannya akan lain 200 kg foto bisa menciut menjadi 1 keping dvd seberat 100 grm mungkin..?

satu hikmah yang saat itu dapat saya petik ternyata spirit konservatif kita masih dipertanyakan, ....dan kita sudah dipermudah teknologi, tinggal memulai...
dan ketika itu..si empunya blog dengan sabar menyulap tumpukan2 foto itu menjadi foto DIGITAL,  malam-malam discan satu..dua..tiga...foto sampai tak terasa jadi banyak.. akhirnya foto dua cabinet terselamatkan meski gak semuanya ..minimal ada doc di komputer..nah...kalau gini mau ambil arsip arsitertur, ragam hias dll kan mudah dan pasti bermanfaat....

yaaa..meski keluar dari kategori (video digital) minimal itu bisa juga masuk karena prinsipnya hampir sama....D.I.G.I.T.A.L....

SEDIKIT koment soal video digital, audio video ...yahh..mata memang waktunya di manjakan...maksud saya ketimbang membaca buku dengan deskripsi ratusan halaman.....mungkin lebih baik menikmati tayangan berdurasi 1 sampai 1,5 jam....
mungkin lebih bisa cepet menangkap apa yg dimaksud disana, memahami, dan memungkinkan untuk cepet bertindak, tapi itu bukan berarti kita meniadakan sebuah deskripsi, ini hanya atas pertimbangan penyampaian informasi...mempermudah pemahaman.seperti sosialisasi, studi teknis, materi ajar dll.

.....btw, nice blog wan..itu dulu koment aku...maju terus nNti nyambung lagi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bravo&#8230;</p>
<p>dalam benak saya mungkin inilah yang menjadi ganjalan selama ini tentang membaca kelemahan media info yang kita punya khususnya di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi sudah selayaknya mulai diaplikasikan ke pos-pos yang rawan terhadap keausan, lebih-lebih kita yang berkecimpung di pengelolaan data. </p>
<p>kita sudah masuk dalam era digital, kenapa kita perlu berpikir &#8220;..ah..kita belum perlu yang seperti itu&#8230;&#8221; kwakkk&#8230;..atau &#8220;..kalaupun iya siapa yang menangani&#8230;&#8221; sangat mengejutkan..  tapi itu beberapa tahun yang lalu&#8230;<br />
semoga cara pandang seperti itu sudah bergeser seiring dengan sdm yg baru&#8230;. kita sudah harus merubah cara pandang kita, dari yang konfensional ke profesional. saya akan berbagi sedikit pengalaman dengan si empunya blog ini waktu kita kerja bareng&#8230;ada sekitar 2 lemari besi/filing cabinet foto2 benda cagar budaya arsip tahun2 gak enak mau di bakar&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> (<br />
barang kali 2 lemari cabinet itu jika kita mau beralih ke digital..setidaknya perbandingannya akan lain 200 kg foto bisa menciut menjadi 1 keping dvd seberat 100 grm mungkin..?</p>
<p>satu hikmah yang saat itu dapat saya petik ternyata spirit konservatif kita masih dipertanyakan, &#8230;.dan kita sudah dipermudah teknologi, tinggal memulai&#8230;<br />
dan ketika itu..si empunya blog dengan sabar menyulap tumpukan2 foto itu menjadi foto DIGITAL,  malam-malam discan satu..dua..tiga&#8230;foto sampai tak terasa jadi banyak.. akhirnya foto dua cabinet terselamatkan meski gak semuanya ..minimal ada doc di komputer..nah&#8230;kalau gini mau ambil arsip arsitertur, ragam hias dll kan mudah dan pasti bermanfaat&#8230;.</p>
<p>yaaa..meski keluar dari kategori (video digital) minimal itu bisa juga masuk karena prinsipnya hampir sama&#8230;.D.I.G.I.T.A.L&#8230;.</p>
<p>SEDIKIT koment soal video digital, audio video &#8230;yahh..mata memang waktunya di manjakan&#8230;maksud saya ketimbang membaca buku dengan deskripsi ratusan halaman&#8230;..mungkin lebih baik menikmati tayangan berdurasi 1 sampai 1,5 jam&#8230;.<br />
mungkin lebih bisa cepet menangkap apa yg dimaksud disana, memahami, dan memungkinkan untuk cepet bertindak, tapi itu bukan berarti kita meniadakan sebuah deskripsi, ini hanya atas pertimbangan penyampaian informasi&#8230;mempermudah pemahaman.seperti sosialisasi, studi teknis, materi ajar dll.</p>
<p>&#8230;..btw, nice blog wan..itu dulu koment aku&#8230;maju terus nNti nyambung lagi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
